KORBAN HIPPA MEKARSARI SIAP BONGKAR KEDHOLIMAN MAFIA

Sengketa HIPPA Mekarsari Desa Magersari semakin memanas, aksi demonstrasi yang rencana digelar hari Kamis tanggal 16 April 2026 oleh LSM ILHAM Nusantara terpaksa harus dibatalkan oleh LSM lantaran LSM mendapat surat undangan dialog terkait konflik HIPPA Mekarsari di kantor Dinsos kabupaten Tuban, pasal LSM sangat antusias menyelesaikan konflik yang kondusif

Kegiatan dialog itu melalui proses persetujuan semua pihak termasuk
Pemerintah Desa Magersari dan ketua HIPPA Mekarsari versi baru yang telah meminta berdamai dan penyelesaian secara kekeluargaan saat ditemui oleh pihak polres Tuban, ditambah lagi dengan

Dialog diruangan Kantor Dinsos P3A PMD kabupaten Tuban yang dihadiri oleh korban dan LSM juga dinas terkait namun tanpa kehadiran pihak pemerintah desa magersari dan pihak HIPPA Mekarsari versi baru, dialog yang berlangsung 3 jam itu LSM mempersoalkan HIPPA Mekarsari yang di LKD kan dan jabatan dua fungsional kepala dusun Geger selaku ketua HIPPA dan kepala dusun juwet selaku sekretaris HIPPA Mekarsari sebagaimana dalam surat keputusan kepala desa Magersari tanggal 01 Juni 2023 tentang pembentukan reorganisasi pengurus HIPPA Mekarsari pemicu konflik kepentingan

Wajidan mengungkapkan bahwa Zaenal Arifin DKK selaku pengurus HIPPA Mekarsari didesa menyampaikan kepada semua warga desa bahwa HIPPA Mekarsari adalah milik Desa Magersari artinya merupakan lembaga kemasyarakatan desa sedangkan saat dimediasi di polres Tuban antara wajidan dengan HIPPA Mekarsari, pihak HIPPA Mekarsari menyampaikan kepada pihak polres Tuban bahwa HIPPA Mekarsari adalah HIPPA PT. ZAENAL ARIFIN.

Kepala bidang PMD kabupaten Tuban dalam dialognya kami akan kaji ulang HIPPA Mekarsari ini apakah merupakan lembaga kemasyarakatan desa, bila yang disampaikan oleh korban itu benar maka jelas dholim

Terpisah Abdul Manaf ketua DPC LSM ILHAM Nusantara Kabupaten Tuban menyatakan kekecewaannya atas ketidakhadiran kepala desa Magersari dan pengurus HIPPA Mekarsari versi baru dalam dialog di dinsos Tuban, “Kami sangat kecewa ketidakhadiran kepala desa Magersari dan pengurus HIPPA Mekarsari dalam acara dialog ini sebab sudah menerima undangan dari dinsos Tuban namun malah di balaidesa mempersiapkan pengamanan yang melibatkan pihak aparatur kecamatan seolah olah menantang semua pihak dan sengaja memicuh konflik menjadi besar sehingga kabupaten Tuban tidak kondusif”

Kami sudah sampaikan kepada pihak terkait baik polres dan dinsos kabupaten Tuban kami akan bela korban hingga mendapat keadilan dan kebenaran dan Kami akan bongkar Kedholiman mafia peradilan terstruktur dengan mempermainkan hukum agar seolah olah benar. Kami akan gelar aksi demonstrasi besar besaran pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *